Perkumpulan Wallacea Palopo

Penolakan keras masyarakat adat Seko Tengah terhadap rencana PLTA terus berlangsung di Desa Tanamakaleang, Hoyane dan Embonnatana. Warga di tiga desa menolak tanah tempat tinggal dan lahan sawah akan ditenggelamkan menjadi bendungan.

Melalui Mokobo atau Musyawarah Besar Masyarakat Adat Seko Tengah pada tanggal 24 Januari 2018 yang melibatkan MA Pohoneang, Hoyane dan Amballong memutuskan penolakan PLTA di wilayahnya.

Berbagi artikel ini:
Pin It

Beberapa waktu yang lalu, Lagaligopos.com merilis sebuah berita mengenai bantuan yang diberikan oleh gubernur Sulsel untuk masyarakat seko senilai 24 miliar, untuk pembangunan ruas jalan Sabbang-Seko.

Pertama-tama yang timbul di benak saya setelah membaca berita tersebut adalah; Bahwa sesungguhnya infrastruktur jalan Sabbang-Seko secara bertahap bisa dibangun tanpa kehadiran perusahaan/pihak swasta. Pemerintah (Negara) bisa melakukan itu.

Berbagi artikel ini:
Pin It

Selama kurun 17 bulan terakhir, Masyarakat Adat di Kabupaten Luwu Utara mampu membuktikan bahwa sistem pengelolaan sumberdaya alam, khususnya hutan yang mereka lakukan selama ini mempunyai nilai kelestarian tinggi.

Berbagi artikel ini:
Pin It